fbpx

Lantai Tegel, Ikon Kemewahan Rumah Bangsawan Zaman Dulu

Artikel tentang lantai tegel dibuat oleh tim konten TUKANG. Setiap hari, akan ada cerita baru untuk anda.

Gaya atau desain memiliki perputaran sendiri dari zaman ke zaman. Hal ini juga berlaku pada bagian rumah, seperti lantai. Sala satu desain atau gaya lantai kuno yang kembali menjadi tren pada saat sekarang adalah penggunaan tegel pada lantai. Perlu diketahui, lantai tegel dikenal sebagai lantai yang dipakai pada bangunan-bangunan pada era 1980-an.

Bangunan Istana seperti Kraton Solo dan Kraton Yogyakarta menggunakan tegel sebagai alas bangunannya. Kesan klasik dan vintage akan terasa jika anda memasang  tegel di rumah anda. Lalu apa sebenarnya pengertian tegel? Apa keunggulannya? Mari kita bahas hal tersebut dalam pembahasan berikut ini.

Lantai Tegel Ruang Tamu

Lantai Tegel merupakan lantai yang memiliki motif klasik dan khas yang terbuat dari campuran semen dan pasir. Biasanya terdiri dari berbagai warna yang terkesan pudar dan sangat populer digunakan pada zaman kolonial Belanda hingga tahun 1980-an. Penggunaan tegel tidak hanya diaplikasikan di lantai, namun juga bisa digunakan untuk dinding.

Motif Lantai Tegel

Motif tegel awal mula diperkenalkan sejak abad 13 hingga abad ke 15. Corak motif tegel memiliki sejarah panjangnya sendiri. Dan motif tegel yang populer di Indonesia, sejatinya bukan datang dari bentuk akulturai budaya Indonesia, namun berasal dari corak – corak motif yang berasal dari Spanyol dan Portugal. Di kedua negara tersebut motif tegel disebut dengan Azulejo.

Penyebaran motif pada lantai tegel juga terjadi lintas benua berat penjelajah Spanyol yang menduduki bena Amerika yang kini dikenal dengan negara Meksiko. Para penjelajah tersebut mengajarkan cara membuat ubin tegel kepada penduduk setempat. Pengrajin ubin tegel Meksiko berinovasi dengan menambahkan zat pelapis dan zat pengkilap sehingga ubin tegel memiliki durabilitas yang lebih baik.

Motif Lantai Tegel

Inilah yang menjadi salah satu sebab mengapa pengrajin ubin tegel Meksiko lebih dikenal dunia dibanding pengrajin dari Spanyol maupun Portugal. Motif tegel hasil inovasi pengrajin Meksiko disebut dengan motif Talavera, yang diambil dari sentra pembuatan ubin tegel di Meksiko yang berasal dari Talavera de la Reina.

Motif-motif tegel ada banyak macamnya. Beberapa memiliki corak khas masing-masing secara tradisional seperti batik yang berasal dari Yogyakarta seperti motif Parang, Motif Kawung, dan Motif Padma. Ada pula motif khas Bali, Borneo, Mandala dan Kamboja. Corak klasik dari beberapa negara juga tersedia dan digemari konsumen seperti corak Eropa, corak Meksiko, corak Maroko, corak Turki dan Persia.

Semakin luas penyebaran tegel, motif yang dihasilkan menjadi semakin beragam. Tampilan tegel biasanya didominasi warna-warna tanah. Akan tetapi, seiring perkembangannya, tegel memilik berbagai warna untuk menambah pilihan. Untuk motif modern pun mengalami perkembangan seperti motif heksagonal, motif art deco, dan motif rustic

Keunggulan Lantai Tegel

Kelebihan lantai tegel yang utama adalah kemudahan dalam perawatan. Dibandingkan dengan jenis pelapis lantai lain seperti marmer, granit atau keramik, tegel termasuk paling mudah dirawat. Anda cukup menyapu lantai jika kotor dan mengepelnya secara berkala seperti 3 hari sekali.

Kelebihan Lantai Tegel

Permukaan tegel tidak licin dan memiliki postur lebih tebal sehingga aman digunakan dalam ruangan apa saja. Selain itu masih ada beberapa keunggula lantai tegel lainnya, yuk kita kupas lebih detail lagi.

Motif Tegel Bervariasi

Motif tegel berasal dari adaptasi berbagai kebudayaan di dunia, sehingga keragaman motif tegel merupakan perwakilan kongkrit yang mampu menggambarkan keragaman budaya di dunia. Pengrajin tegel selalu berusaha meleburkan kebudayaan wilayah asal mereka dalam corak motif tegel yang mereka buat. Oleh sebab itu, kita bisa mengetahui asal ubin tegel dengan hanya melihat pada corak motifnya.

Motif Tegel Talavera

Motif tegel Azulejo misalnya memiliki ciri khas geometris dengan warna dasar netral. Motif geometris baru akan muncul jika dilakukan penggabungan susunan 4 ubin secara bertingkat. Warna dominan biru dan putih dipengaruhi oleh kebudayaan Spanyol yang berasal dari abad ke 15 hinga 17.

Sedangkan motif tegel Talavera dari Meksiko memliki ciri khas lebih pada penggambaran sebuah objek pada setiap kepingan ubin tegel yang dipengaruhi oleh kepercayaan religius wilayah setempat. Pada mulanya motif tegel Talavera juga didominasi oleh warna biru dan putih karena dipengaruhi oleh gaya Azulejo. Namun lambat laun, motif tegel Talavera lebih beragam da tidak hanya berbentuk persegi empat, namun juga ada yang berbentuk heksagonal.

Harga Terjangkau

Salah satu keunggulan utama tegel adalah harganya yang terjangkau alias murah. Untuk itu, sangat efektif bagi kita yang ingin memiliki lantai khas istana ini, namun di sisi lain anda tak memiliki bujet tinggi, maka pakailah lantai berbahan tegel. Lantai tegel dibanderol lebih ekonomis dibanding dengan lantai berbahan granit atau marmer. Bahkan, harga ubin tegel masih dibawah harga keramik.

Tegel dibandrol dengan harga Rp 6.000 rupiah saja per buah untuk yang tidak bermotif. Sedangkan untuk tegel bermotif dibandrol dengan harga mulai dari Rp 11.000 per buah, tergantung kerumitan motifnya. Jika ingin lebih murah, anda bisa membeli tegel dalam satu dus yang berisi 25 keping dengan berbagai macam motif.

Lantai Tegel adalah Karya Seni

Penggunaan Tegel untuk lantai memiliki sejarah panjang dalam penggunaannya di Indonesia. Jenis pelapis lantai ini kabarnya sudah digunakan oleh para bangsawan dari abad 13, yang didatangkan dari para pedagang Portugis dan Spanyol. Kemudian penggunaannya semakin berkembang hingga pada 1980-an menjadi populer.

Lantai Tegel Heksagonal

Pengaplikasian tegel dimulai dari bangunan-bangunan istana seperti kraton hingga rumah biasa seperti pada zaman sekarang. Hal ini menunjukkan desain tegel tak pernah lekang oleh zaman dan selalu diminati orang-orang. Karena karya seni terbaik adalah yang tetap bisa beradaptasi dengan perubahan zaman.

Pada tiap ubin motif tegel diproduksi dengan menggunakan tangan, satu peratu sekeping demi sekeping. Cara tradisional ini tetap dilakukan untuk menunjukkan sebuah dedikasi tinggi dalam menciptakan karya seni dengan nilai estetika yang unik. Mulai dari pencetakan, pembentukan muka hingga pewarnaan semua dilakukan dengan cara manual tanpa ada bantuan mesin sama sekali.

Menonjolkan Karakter Handmade

Pengaplikasian tegel pada lantai mampu menonjolkan karakter handmade ketimbang ubin dengan material lain. Hal ini dikarenakan motif-motif pada tegel bermacam-macam dan tidak selalu sempurna dan presisi. Seperti halnya yang ada pada batik tulis, coraknya tidak selalu simetris. Begitu juga dengan warna, tegel banyak memiliki campuran warna yang kontras dan punya perbedaan mencolok.

Pembuatan Lantai Tegel

Jika anda berniat mengaplikasikan tegel di lantai rumah anda, hal yang perlu diperhatikan adalah kreativitas anda dalam memadupadankan susunan tegel. Berbagai corak dan warna tegel perlu dipadankan dalam sebuah ruangan agar lebih terlihat secara estetik. Namun sebenarnya pemasangan tegel bisa sesuai selera anda saja dalam mendesain sebuah ruangan.

Demikianlah asal-usul kemunculan motif tegel dan berbagai keistimewaan lantai tegel. Tegel saat ini bisa digunakan tak hanya untuk rumah bergaya klasik atau vintage, namun juga bisa diterapkan di smeua tipe rumah. Orang-orang sudah bisa memanfaatkan tegel untuk berbagai keperluan. .

2 thoughts on “Lantai Tegel, Ikon Kemewahan Rumah Bangsawan Zaman Dulu”

Leave a Comment